Kenapa Kamu Merasa Sangat Lelah Saat Haid
Kehilangan zat besi, penurunan hormon, tips tidur untuk hari-hari haid
Penurunan Hormon di Balik Kelelahan
Jika kamu merasa bisa tidur seminggu penuh saat haid datang, ada penjelasan biologis yang nyata. Di hari-hari sebelum dan selama haid, estrogen dan progesteron turun ke level terendah sepanjang siklus. Penurunan drastis ini memengaruhi segalanya mulai dari energi hingga suasana hati.
Estrogen memengaruhi serotonin (neurotransmitter perasaan baik) dan memiliki efek menyegarkan pada otak. Ketika turun, kamu mungkin merasa berkabut, lesu, dan kurang termotivasi. Progesteron, yang memiliki efek menenangkan dan sedikit menenangkan, juga turun — tapi penurunannya secara paradoks bisa mengganggu kualitas tidur meskipun kamu merasa lebih lelah.
Tubuhmu juga aktif bekerja untuk meluruhkan lapisan rahim, yang merupakan proses yang membutuhkan banyak energi. Dikombinasikan dengan perubahan hormonal, tidak heran tubuhmu meminta istirahat.
Kehilangan Zat Besi dan Energi
Kehilangan darah selama haid berarti kehilangan zat besi, dan zat besi penting untuk membawa oksigen ke setiap sel dalam tubuhmu. Bahkan jika kamu tidak anemia secara klinis, cadangan zat besi (feritin) bisa menurun selama menstruasi, menyebabkan kelelahan, kabut otak, dan kelemahan.
Orang dengan haid yang lebih deras terutama rentan. Jika kamu secara konsisten merasa sangat kelelahan selama dan setelah haid, ada baiknya meminta dokter untuk memeriksa kadar feritinmu — bukan hanya hemoglobin, yang bisa tampak normal meskipun cadangan zat besi rendah.
Sementara itu, prioritaskan makanan kaya zat besi selama haid: daging merah, lentil, bayam, sereal yang diperkaya, dan cokelat hitam. Padukan dengan makanan mengandung vitamin C untuk penyerapan yang lebih baik, dan coba beri jarak antara kopi dan teh dari waktu makanmu.
Tips Tidur untuk Hari-Hari Haid
Gangguan tidur terkait haid sangat umum terjadi. Nyeri, kembung, kecemasan, dan perubahan hormonal semuanya bisa mengganggu kemampuanmu untuk tertidur dan tetap tidur. Berikut beberapa strategi yang bisa membantu:
Jaga kamar tidurmu tetap sejuk — sedikit kenaikan suhu tubuh basal selama fase luteal belum sepenuhnya mereda, dan ruangan yang lebih dingin membantu. Pertimbangkan tidur dalam posisi meringkuk jika kamu mengalami kram; ini mengurangi tekanan pada otot perutmu. Gunakan bantalan pemanas di perut bagian bawah saat hendak tidur.
Makanan kaya magnesium (biji labu, almon, cokelat hitam) atau suplemen magnesium sebelum tidur bisa membantu baik kram maupun kualitas tidur. Batasi waktu layar sebelum tidur dan coba rutinitas yang menenangkan — mandi air hangat, peregangan lembut, atau beberapa menit pernapasan dalam bisa memberi sinyal pada tubuhmu bahwa sudah waktunya beristirahat.
Continue reading
- Kenapa Kram Terjadi dan Cara Meredakannya— 5 min read
- Makanan Terbaik untuk Dimakan Saat Haid— 5 min read
- Apakah Normal? Panduan Aliran Haid— 5 min read
Quick Tip
Siapkan camilan kaya magnesium (cokelat hitam, almon, biji labu) — magnesium membantu baik kram maupun tidur.
Konten ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan pengganti saran medis profesional, diagnosis, atau pengobatan. Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda untuk pertanyaan tentang kesehatan Anda.

Track your cycle with Naya
Read phase-specific articles like this one inside the app. Free to download, no account required.